Berita

March 23, 2024

Permata Tersembunyi Esports yang Harus Ditonton di Tahun 2024

Rizki Wahyudi
WriterRizki WahyudiWriter
ResearcherHaruki NakamuraResearcher

Lanskap esports adalah raksasa yang terus berkembang, tersebar di berbagai genre dan memikat hati jutaan orang di seluruh dunia. Meskipun raksasa seperti game MOBA dan FPS mendominasi berita utama, beberapa komunitas esports yang diremehkan dengan penuh semangat mendukung game favorit mereka, dan sering kali luput dari perhatian arus utama. Saat kita memasuki tahun 2024, mari kita jelaskan lima esports yang patut Anda perhatikan.

Permata Tersembunyi Esports yang Harus Ditonton di Tahun 2024

Poin Penting:

  • Zaman Kerajaan sedang menyaksikan kebangkitannya, memikat lebih dari 70.000 pemirsa dengan kedalaman strategisnya.
  • Perkumpulan sihir telah bangkit kembali di kancah esports, menarik 30.000 penonton puncak untuk Kejuaraan Dunianya.
  • Juara Gempa sedang merevitalisasi genre arcade shooter, dengan basis penggemar yang berkembang di arena kompetitif.
  • Memukul menawarkan sentuhan unik pada gameplay MOBA, mempertahankan jumlah penonton yang kuat dan suasana kompetitif yang kaya.
  • Super Smash Bros terus berkembang, dengan turnamen besar menarik ratusan ribu penonton.

Age of Empires: Sang Raja Kembali

Pernah menjadi puncak permainan strategi real-time, Zaman Kerajaan mengalami pasang surut. Namun, pembuatan ulang dan perluasan baru-baru ini, terutama peluncuran Zaman Kerajaan 4 dan itu Sultan Naik ekspansi, telah memberikan kehidupan baru ke dalam seri ini. Dengan penayangan puncak lebih dari 70.000 pada tahun 2024, kedalaman strategis dan persaingan game ini menjadi lebih semarak dari sebelumnya.

Magic: The Gathering: Pesaing yang Tangguh

Sihir: Pertemuan (MTG), nenek moyang permainan kartu koleksi modern, mengalami perjalanan yang penuh gejolak di dunia esports. Meskipun liga profesionalnya dibubarkan pada tahun 2021, MTG telah kembali relevan. Itu Kejuaraan Dunia Sihir pada tahun 2023 menarik 30.000 penonton puncak, menandakan masa depan yang menjanjikan untuk game bertingkat ini.

Quake Champion: Underdog yang Bergerak Cepat

Di ranah game FPS, Juara Gempa menghidupkan kembali aksi memacu adrenalin dari pendahulunya. Meskipun dibayangi oleh judul-judul mainstream, film ini berhasil mengumpulkan pengikut setia, dengan penayangan puncak sebanyak 30.000 dan total hadiah gabungan mendekati $4 juta. Bagi penggemar game shooter kompetitif beroktan tinggi, Quake Champions wajib ditonton di tahun 2024.

Smite: Bertarung dengan para Dewa

Memukul membedakan dirinya dalam genre MOBA yang ramai dengan menjerumuskan pemain ke dalam pertempuran mitologis antar dewa. Meskipun tidak dikenal secara luas seperti game sejenisnya, gameplay Smite yang inovatif dan adegan kompetitif yang menarik telah membuat jumlah penontonnya tetap kuat. Dengan total hadiah melebihi $11 juta, Smite tetap menjadi raksasa.

Super Smash Bros: Fenomena Pertarungan

Meskipun dominasi seri seperti Tekken dan Street Fighter, Super Smash Bros telah mengukir ceruk dalam komunitas game pertarungan. Dengan entri seperti Melee dan Ultimate yang menarik puluhan ribu penonton ke turnamen besar, serial ini menampilkan daya tarik abadi dan semangat kompetitif dari petarung andalan Nintendo.

Saat kita memasuki tahun 2024, esports yang diremehkan ini menawarkan beragam kegembiraan kompetitif, kedalaman strategis, dan semangat komunitas. Baik Anda ahli strategi, penggemar permainan kartu, spesialis penembak, ahli MOBA, atau fanatik game pertarungan, ada sesuatu di dunia esports yang menunggu untuk memikat Anda.

About the author
Rizki Wahyudi
Rizki Wahyudi
About

Dari jalan-jalan ramai Surabaya, Rizki adalah pelopor dalam dunia strategi kasino online, menggabungkan nilai-nilai tradisional Indonesia dengan tren permainan global. Dikenal karena kejelasan dan antusiasmenya, dia adalah beacon bagi banyak pemain Indonesia yang memasuki kasino digital.

Send email
More posts by Rizki Wahyudi

Berita terbaru

Mega Incineroar: Pengubah Permainan atau Kegagalan Kompetitif?
2024-04-13

Mega Incineroar: Pengubah Permainan atau Kegagalan Kompetitif?

Berita