Berita

November 9, 2023

Tim Activision RICOCHET Memperkenalkan 'Splat' untuk Memerangi Cheater di Call of Duty

Rizki Wahyudi
WriterRizki WahyudiWriter
ResearcherHaruki NakamuraResearcher

Tim RICOCHET Activision telah mengerjakan pembaruan menarik untuk mesin anti-cheat sebagai persiapan peluncuran Modern Warfare 3 dan Warzone generasi berikutnya. Dalam postingan blog baru-baru ini, penggemar Call of Duty diberi tahu tentang fitur-fitur baru yang akan hadir di RICOCHET, dengan salah satu mekanisme anti-cheat yang menonjol karena kegembiraannya.

Tim Activision RICOCHET Memperkenalkan 'Splat' untuk Memerangi Cheater di Call of Duty

Memperkenalkan 'Percikan'

Fitur menonjol dari pembaruan ini disebut 'Splat'. Mekanik ini dirancang untuk membuat game ini tidak dapat dimainkan oleh para cheater dengan mengacaukan gameplay mereka dengan cara yang lucu. Ketika seorang pemain terdeteksi melakukan kecurangan di lobi pra-permainan, mereka akan melompat keluar dari pesawat masuk tanpa parasut. Dan jika seorang cheater terdeteksi setelah berhasil dikerahkan, kecepatannya akan disesuaikan, menghasilkan penurunan setinggi 10.000 kaki yang langsung membunuh mereka. Ini adalah cara yang aneh namun efektif untuk menghadapi cheater.

Keamanan dan Efektivitas

Team RICOCHET telah menegaskan bahwa fitur 'Splat' aman dan hanya akan aktif bagi cheater yang terdeteksi. Ini tidak akan dipicu oleh pelaporan berbasis pemain. Jaminan ini penting untuk menjaga kepercayaan pemain terhadap sistem anti-cheat. Faktanya, logo Anti-Cheat RICOCHET telah ditambahkan ke feed kill untuk memberikan konfirmasi visual real-time mengenai perlindungan sistem.

Pembelajaran Mesin untuk Deteksi yang Lebih Baik

Selain fitur 'Splat', Team RICOCHET memanfaatkan Machine Learning untuk mengidentifikasi perilaku cheat baru di data klien dan server. Teknologi ini memungkinkan mereka untuk secara aktif menantang perilaku abnormal dan melindungi komunitas dari para penipu. Dengan menganalisis sekitar 700 klip gameplay setiap hari, Team RICOCHET berupaya memerangi masuknya cheater yang terus-menerus di komunitas Call of Duty. Dengan bantuan 'Alat Investigasi Putar Ulang' yang baru, model Pembelajaran Mesin dapat secara otomatis meninjau hingga 1.000 klip per hari, dan jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah.

Kesimpulan

Sungguh menggembirakan melihat komitmen Activision dalam mengatasi cheater di Call of Duty. Pengenalan fitur 'Splat' dan penggunaan Machine Learning menunjukkan dedikasi mereka dalam melindungi pengalaman bermain game bagi pemain yang sah. Meskipun masih ada ruang untuk perbaikan, pembaruan ini merupakan langkah tepat. Pantau terus Esports.net untuk berita Call of Duty lainnya.

About the author
Rizki Wahyudi
Rizki Wahyudi
About

Dari jalan-jalan ramai Surabaya, Rizki adalah pelopor dalam dunia strategi kasino online, menggabungkan nilai-nilai tradisional Indonesia dengan tren permainan global. Dikenal karena kejelasan dan antusiasmenya, dia adalah beacon bagi banyak pemain Indonesia yang memasuki kasino digital.

Send email
More posts by Rizki Wahyudi
undefined is not available in your country. Please try:

Berita terbaru

Mengenang Chris “Zuna” Buechter: Perintis di Dunia Esports
2024-05-23

Mengenang Chris “Zuna” Buechter: Perintis di Dunia Esports

Berita